Kesehatan Jantung, Kesehatan Paru-Paru, Kesehatan Pencernaan, Gaya Hidup Sehat, Diet, Kecantikan, Pemutih Wajah, Otomotif, Sepeda Motor, Interior mobil, eksterior mobil, asesories otomotif, Smartphone, IOS,Asus Zenfone 4, Samsung galaxy J2, Evercoss A7V, Xiaomi Redmi 4, Sony Xperia Z2, assesories HP, laptop, printer, net book, notebook, Wisata Pantai, Wisata gunung, Matahari mall, TIRTO.ID, hosting,
Serda
Woli Hamsan yang kesehariannya berdinas di Detasemen Markas (Denma) Markas
Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, tergabung di sepuluh
orang Petembak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
Serda Woli Hamsan kembali menorehkan prestasi gemilang di pentas Internasional. Dia menjadi Petembak Terbaik pada Lomba Tembak AASAM tahun 2017 antar Angkatan Darat dari 20 negara yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia (Royal Australian Army) yang bertajuk Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM).
Pertandingan ini berlangsung pada tanggal 5 sampai 26 Mei 2017, di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia.
Serda Woli Hamsan telah 7 kali mengikuti ajang AASAM, "Tentunya bangga dapat membawa harum nama Indonesia dan TNI. Ini membuktikan jika prajurit TNI Indonesia tangguh dan tidak bisa dianggap remeh," ujar Serda Woli Hamsan.
Partisipasi Kejuaraan internasional yang pernah diikuti oleh Serda Woli Hamsan antara lain: Tujuh kali di AASAM, Dua kali mengikuti Brunei International Skill Arms Meet (BISAM), dan ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) tiga kali.
Serda Woli Hamsan kembali menorehkan prestasi gemilang di pentas Internasional. Dia menjadi Petembak Terbaik pada Lomba Tembak AASAM tahun 2017 antar Angkatan Darat dari 20 negara yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia (Royal Australian Army) yang bertajuk Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM).
Pertandingan ini berlangsung pada tanggal 5 sampai 26 Mei 2017, di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia.
Serda Woli Hamsan telah 7 kali mengikuti ajang AASAM, "Tentunya bangga dapat membawa harum nama Indonesia dan TNI. Ini membuktikan jika prajurit TNI Indonesia tangguh dan tidak bisa dianggap remeh," ujar Serda Woli Hamsan.
Partisipasi Kejuaraan internasional yang pernah diikuti oleh Serda Woli Hamsan antara lain: Tujuh kali di AASAM, Dua kali mengikuti Brunei International Skill Arms Meet (BISAM), dan ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) tiga kali.
Petembak
TNI AD kembali menjadi juara umum pada Lomba Tembak Australian Army of Skill
Arms at Meeting (AASAM) 2017. Kontingen TNI AD yang dipimpin Letkol Inf Josep
T. Sibabutar itu kini telah tiba di Indonesia.
Rombongan yang terdiri dari 14 orang yang terdiri dari 4 orang official dan 10 orang petembak itu tiba di Terminal 3 Bandara internasional, Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Minggu (28 Mei 2017).
Perlombaan tersebut berlangsung dari tanggal 5 sampai dengan 26 Mei 2017 di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia.
TNI AD keluar sebagai juara umum lomba tembak AASAM tahun 2017 setelah meraih 28 medali emas, 6 medali perak dan 5 medali perunggu di berbagai materi lomba tembak, baik beregu maupun perorangan yang diperebutkan. Sebagai juara kedua adalah kontingen tuan rumah Angkatan Darat Australia dengan perolehan 14 medali emas, 16 medali perak dan 16 medali perunggu disusul peringkat ketiga yaitu kontingen dari Angkatan Darat Jepang yang memperoleh 10 medali emas, 7 medali perak dan 7 medali perunggu.
Pangdivif 1 Kostrad di wakili oleh Kasdivif 1 Kostrad Brigjen TNI Joko Putranto menyambut kedatangan kontingen tersebut. Atas nama Pangkostrad dan KASAD menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas prestasi yang diraih.
"Anda telah meraih prestasi yang membanggakan karena anda mendapatkan 28 medali emas , 6 medali perak dan 5 medali perunggu, dengan mengalahkan negara-negara kuat. Yang lebih membanggakan lagi petembak TNI AD berhasil berjaya dengan menggunakan pistol dan senapan buatan PT Pindad, salah satu industri strategis dalam negeri kebanggaan anak bangsa Indonesia," kata Kasdivif 1 Kostrad.
Turut hadir di lokasi penyambutan petembak TNI AD antara lain Asops Kaskostrad, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, Kapen Kostrad, para Dansat/Balak Divif 1 Kostrad dan dari Mabesad oleh Pabandya Lator Sopsad.
Pada ajang menembak Angkatan Darat tingkat dunia yang diikuti oleh 20 negara, TNI AD berhasil mengalahkan beberapa negara yang dikenal memiliki kekuatan Angkatan Darat yang cukup kuat seperti Amerika Serikat, Perancis, United Kingdom dan Australia.
Rombongan yang terdiri dari 14 orang yang terdiri dari 4 orang official dan 10 orang petembak itu tiba di Terminal 3 Bandara internasional, Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Minggu (28 Mei 2017).
Perlombaan tersebut berlangsung dari tanggal 5 sampai dengan 26 Mei 2017 di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia.
TNI AD keluar sebagai juara umum lomba tembak AASAM tahun 2017 setelah meraih 28 medali emas, 6 medali perak dan 5 medali perunggu di berbagai materi lomba tembak, baik beregu maupun perorangan yang diperebutkan. Sebagai juara kedua adalah kontingen tuan rumah Angkatan Darat Australia dengan perolehan 14 medali emas, 16 medali perak dan 16 medali perunggu disusul peringkat ketiga yaitu kontingen dari Angkatan Darat Jepang yang memperoleh 10 medali emas, 7 medali perak dan 7 medali perunggu.
Pangdivif 1 Kostrad di wakili oleh Kasdivif 1 Kostrad Brigjen TNI Joko Putranto menyambut kedatangan kontingen tersebut. Atas nama Pangkostrad dan KASAD menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas prestasi yang diraih.
"Anda telah meraih prestasi yang membanggakan karena anda mendapatkan 28 medali emas , 6 medali perak dan 5 medali perunggu, dengan mengalahkan negara-negara kuat. Yang lebih membanggakan lagi petembak TNI AD berhasil berjaya dengan menggunakan pistol dan senapan buatan PT Pindad, salah satu industri strategis dalam negeri kebanggaan anak bangsa Indonesia," kata Kasdivif 1 Kostrad.
Turut hadir di lokasi penyambutan petembak TNI AD antara lain Asops Kaskostrad, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, Kapen Kostrad, para Dansat/Balak Divif 1 Kostrad dan dari Mabesad oleh Pabandya Lator Sopsad.
Pada ajang menembak Angkatan Darat tingkat dunia yang diikuti oleh 20 negara, TNI AD berhasil mengalahkan beberapa negara yang dikenal memiliki kekuatan Angkatan Darat yang cukup kuat seperti Amerika Serikat, Perancis, United Kingdom dan Australia.
Petembak
terbaik pun diraih petembak dari kontingen Indonesia atas nama Serda Woli
Hamsan yang keseharian berdinas di Detasemen Markas (Denma) Divisi Infanteri 1
Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat yang menorehkan prestasi yang gemilang di
ajang internasional lomba tembak AASAM tahun 2017.
Kontingen TNI AD yang dipimpin oleh Letkol Inf Josep T. Sidabutar yang sehari-hari menjabat Kepala Staf Brigif Para Raider 17 Divif 1 Kostrad.
Hasil perolehan medali pada lomba tembak AASAM 2017, sebagai berikut :
1. Indonesia : 28 Emas, 6 Perak, 5 Perunggu.
2. Australia : 14 Emas, 16 Perak, 16 Perunggu.
3. Jepang : 10 Emas, 7 Perak, 7 Perunggu.
4. Uni Emirat Arab : 2 Emas.
5. Anzac : 3 Emas, 3 Perak.
6. Philipina : 4 Emas, 4 Perak, 4 Perunggu.
7. US Army : 1 Emas, 1 Perunggu.
8. UK (INGGRIS) : 1 Perak, 2 Perunggu.
9. Canada : 2 Emas, 5 Perak, 4 Perunggu.
10. Malaysia : 1 Perak, 3 Perunggu.
11. Thailand : 1 Emas, 4 Perak, 2 Perunggu.
12. US Marines : 2 Perunggu.
13. Korea : 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu.
14. Singapura : 2 Perak.
15. New Zealand : 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu.
16. Kamboja : Nihil.
17. Timor Leste : Nihil.
18. Tonga : Nihil.
19. PNG : Nihil.
20. Perancis : Nihil. [ian]sumber:merdeka.com
Kontingen TNI AD yang dipimpin oleh Letkol Inf Josep T. Sidabutar yang sehari-hari menjabat Kepala Staf Brigif Para Raider 17 Divif 1 Kostrad.
Hasil perolehan medali pada lomba tembak AASAM 2017, sebagai berikut :
1. Indonesia : 28 Emas, 6 Perak, 5 Perunggu.
2. Australia : 14 Emas, 16 Perak, 16 Perunggu.
3. Jepang : 10 Emas, 7 Perak, 7 Perunggu.
4. Uni Emirat Arab : 2 Emas.
5. Anzac : 3 Emas, 3 Perak.
6. Philipina : 4 Emas, 4 Perak, 4 Perunggu.
7. US Army : 1 Emas, 1 Perunggu.
8. UK (INGGRIS) : 1 Perak, 2 Perunggu.
9. Canada : 2 Emas, 5 Perak, 4 Perunggu.
10. Malaysia : 1 Perak, 3 Perunggu.
11. Thailand : 1 Emas, 4 Perak, 2 Perunggu.
12. US Marines : 2 Perunggu.
13. Korea : 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu.
14. Singapura : 2 Perak.
15. New Zealand : 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu.
16. Kamboja : Nihil.
17. Timor Leste : Nihil.
18. Tonga : Nihil.
19. PNG : Nihil.
20. Perancis : Nihil. [ian]sumber:merdeka.com

